Traveling

Menikmati Segarnya Hutan Wisata Sesaot


Perjalanan ke hutan wisata aik nyet Sesaot kali ini tadinya tidak ada dalam initerary perjalanan kak Windah. Kak Windah adalah seorang teman saya yang berasal dari Makassar. Tahun ini adalah kunjungannya yang kedua ke Lombok. Setelah tahun lalu ia juga berkunjung ke Lombok. Si penyuka laut ini memang mengapu tidak akan kapok untuk datang ke Lombok. Bagaimana tidak, Lombok memberikan lahan yang luas bagi kesukaannya yaitu snorkling dan diving. Hari pertama jalan-jalannya di Lombok seharusnya kami akan ke gili meno, tapi gagal lantaran suatu hal.

Kami krik-krik , kemudian langsung mendaftar teman-teman yang bisa diajakin buat jalan dan ngasi ide mau jalan kemana. Akhirnya kami terhubung dengan kak Riza yang aktif di komunitas Lombok Backpaker yang ngajakin ke Aik Nyet Sesaot. Sebelum berangkat kami berkenalan dulu dengan tiga orang lainnya yaitu kak Wahyu, kak Indra dan kak Tina (Indra dan Tina sudah saya kenal sebelumnya). Singkat cerita berangkatlah kami ke aik nyet Sesaot dengan mobil kak Wahyu.

DSCF2216

inilah kami 😀

taken by Indra

Hutan wisata Aik Nyet Sesaot terhitung lumayan dekat dari Kota Mataram. Hanya membutuhkan waktu 45 menit sampai satu jam untuk mencapainya. Secara administrasi hutan wisata aik nyet ini termasuk ke dalam Desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Hutan wisata ini termasuk hutan lindung yang  ditumbuhi berbagai jenis pohon dan memiliki banyak mata air yang bersumber langsung dari Gunung Rinjani.

IMG_20160430_134447

sungai yang mengalir di kompleks hutan Sesaot

taken by me

Memasuki daerah hutan wisata ini kamu akan langsung disambut pepohonan hijau dan udara yang segar ditambah lagi dengan suara gemericik air yang menenangkan. Terang saja banyak suara air karena hutan wisata ini dilalui dua sungai yang airnya selalu mengalir. Air sungainya jernih dan pasti akan membuatmu tergoda untuk sekedar mencelupkan kaki ke dalamnya. Sungai ini juga lengkap dengan batu-batu hitam besar khas sungai yang bisa kamu jadikan pijakan kalau mau melintas karena nggak mau basah-basahan.

DSCF2301

taken by Indra

Di dalam hutan sudah terdapat jalur pejalan yang bisa dilewati. Dulunya jalur ini tidak ada, hanya berupa jalan setapak tanah yang terbentuk akibat sering dilewati. Daerah hutan ini sering dijadikan sebagai tempat perkemahan atau diksar para siswa/mahasiswa pecinta alam. Saya belum pernah melihat bagaimana kondisi hutan sebelum memiliki jalur khusus pejalan seperti saat ini. Tetapi adanya jalur pejalan yang dibuat kali ini membuat hutan ini semakin menarik.

DSCF2226.JPG

taken by Indra

Ada satu hal lagi yang membuat hutan wisata ini menarik yaitu adanya sebuah kolam pemandian di dalamnya. Kolam pemandian ini sebenarnya adalah bagian dari sungai yang dibendung hingga menyerupai kolam dan dilengkapi dengan beberapa pancuran air. Airnya jernih dan sangat dingin. Tapi sangat menggoda untuk menceburkan diri langsung ke dalamnya. Di area sekitar kolam pemandian juga terdapat berugak-berugak yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk beristirahat dan menikmati bekal yang dibawa. Kalau nggak bawa bekal juga nggak apa-apa karena kamu bisa membeli makanan di beberapa warung yang ada di area tersebut. Daerah hutan sesaot ini juga terkenal sebagai penghasil beragam buah-buahan seperti durian, manggis, rambutan, pepaya dan pisang. Di pintu masuk kawasan hutan kalian akan menemui banyak penjual buah-buahan yang masih segar dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan di kota.

IMG_20160430_140241

inilah aik nyet yang menjadi tempat pemandian bagi pengunjung

taken by me

Jalan-jalan ke hutan wisata kali ini sangat menyenangkan, bikin otak dan hati fresh. Bukan hanya karena lokasi wisatanya sih tapi juga karena orang-orang yang menjadi teman seperjalanan saya kali ini. Mereka semua seru dan nggak berhenti bikin ketawa. Gokil. Dan nggak rugi juga karena ada fotografer bersama kami yaitu kak Indra…haha, nggak sia-sia emang jalan bareng kak Indra. Foto-foto keren ini semua adalah hasil jepretan kak Indra. Kak Windah juga senang banget bisa dapat teman baru yang seru. Perjalanan kami hari itu diakhiri dengan nonton Civil War yang yeah filmnya bikin saya ngantuk #ups.

Lombok nggak cuma pantai guys, sesekali cobain ke hutan wisata aik nyet sesaot.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s