Opini · Random

Hati yang Kacau Di Hari Pertama September


tumblr_msg52almQO1rnymjho1_1280

*sumber gambar: tumblr.rascojet.com

Hello September,

September saya diawali dengan kram perut gara-gara tamu bulanan. Cewek mah bisa apa kalau sudah begini. Saya memilih tidur lagi, siapa tahu sakitnya bisa hilang. Setelah bangun, cek email ada article assignment yang harus saya kerjakan, sambil bergumam “owh buat publish besok pagi, bisalah dikirim ntar malam”.

Jam 13.30 WIB saya sudah ada janji dengan dospim 1 saya di kampus mau minta tanda tangan pengesahan untuk ujian tesis. Jadilah jam 13.00 WIB saya sudah berangkat ke kampus. Ternyata sedang ada mahasiswa bimbingan yang lain yang sedang presentasi dan baru selesai jam 14.00, jadi bisa dibilang saya menunggu hampir 1 jam. Tentu saja saya menunggu dengan perasaan deg-degan. Padahal sih bapaknya akan biasa saja tapi entahlah saya selalu deg-degan setiap mau menghadap dospim 1 ini. Bapak Professor yang penuh karisma dan pinter banget ini. Setelah dipersilahkan masuk saya memperlihatkan sebuah gambar peta yang dua hari lalu diminta untuk diperbaiki. Yaaa….and you know what, gambar saya ditolak T,T , bukan seperti itu yang diinginkan dospim saya masih ada yang kurang. Kami belum satu visi untuk gambar peta tersebut. Gagallah saya mendapatkan tanda tangan pengesahan hari ini gara-gara 1 gambar yang belum baik itu. Mana bapaknya mau keluar kota lagi. Mau tidak mau saya harus lembur mengerjakan koreksi itu malam ini untuk diserahkan besok pagi sebelum bapaknya pergi -____-

Setelah ditolak, hati saya kacau. Namun ternyata kekacauan tidak hanya sampai disitu. Setelah mengecek email dan memperhatikan article assignment yang diberikan kepada saya harus dikirim sore pukul 17.00. Saya langsung cari-cari bahan artikel dan mulai menulis. Ketika artikel siap dan akan saya masukkan ke backend website internet error. Rasanya menyebalkan sekali padahal saya harus cepat. Disaat yang bersamaan perut saya kelaparan karena belum makan siang. Baru ingat kalau saya makan pukul 11 sebelum ke kampus tadi. Perpaduan antara internet yang error dan perut yang lapar itu sangat tidak menyenangkan.

Ini sudah september, mendekati penghujung 2015.

Saya menyadari satu hal bahwa tidak selamanya segala sesuatu yang kita inginkan itu bisa berjalan mulus. Kita semua memiliki jalannya masing-masing untuk mencapai tujuan. Ada yang cepat, ada pula yang lambat. Ada proses di dalamnya yang akan membuat kita belajar menjadi lebih dewasa, lebih bisa menganalisis, dan lebih bisa memahami. Hal terpenting adalah jangan sampai ada kata berhenti berjalan dan menyerah.

Saya jadi ingat dospim saya tadi mengatakan jangan cepat menyerah, cari solusi terbaiknya dan ingat mengerjakan sesuatu itu harus istikomah. Wejangan dari dospim terkadang membuat saya terharu di saat-saat akhir seperti ini. Seperti halnya saya pasti dospim juga mengharapkan yang terbaik untuk semua mahasiswa bimbingannya.

——– September baru sehari, namun sudah memberikan banyak kejutan buat saya. Semoga hari-hari september selanjutnya memberikan kejutan yang menyenangkan.

:))

Advertisements

2 thoughts on “Hati yang Kacau Di Hari Pertama September

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s