Opini · Random

Sebuah Hal Sederhana Yang Jadi Kebiasaan Baik


Hal-hal sederhana yang baik jika dibiasakan atau biasa dilakukan pasti akan menjadi sebuah kebiasaan yang baik pula. Seperti persoalan meminta izin pada orang tua ketika akan bepergian atau jika akan keluar rumah. Di rumah saya, setiap anggota keluarga memang terbiasa meminta izin jika akan keluar rumah. Saya dan adik-adik saya selalu meminta izin ibuk atau bapak sebelum pergi keluar, begitupun ibuk meminta izin bapak dan bapak meminta izin ibuk. Minimal saling memberi tahu mau pergi kemana. Istilahnya pamitan dululah, supaya orang rumah tahu.

Hal ini juga berlaku untuk adik saya yang paling kecil, yang kebetulan saat ini hanya dia yang menemani ibuk dan bapak di rumah. Dulu waktu dia belum kelas 5 SD seperti sekarang jika pulang sekolah setelah makan langsung pergi main tanpa memberitahu ibuk. Mungkin pada waktu itu untuk memberitahu ibuk juga sulit karena adik saya pasti pulang lebih dulu dari ibuk yang bekerja. Maka setiap ibuk pulang dari tempat kerja beliau jarang menemukan adik saya ada di rumah. Adik saya pasti pulang main ketika sore hari setelah lelah dan lapar serta waktunya mengaji. Terkadang ibuk harus pergi mencari adik saya jika sampai sore belum pulang, pergi mencari ke rumah-rumah temannya atau di lapangan dekat rumah, barangkali ia bermain disana. Seringkali ibuk merasa khawatir karenanya.

Namun, saat ini ada sebuah hal sederhana yang dilakukan adik saya agar ibuk tidak khawatir lagi ketika tidak menemukan dirinya di rumah, yaitu memberitahu ibuk kemanapun ia pergi dengan cara menulis pesan. Ya…menulis pesan. Sebuah hal yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Seperti kata ibuk di telpon kemarin, ketika saya menanyakan adik saya kemana, ibuk mengatakan kalau adik saya sedang pergi main bola ke lapangan, dia menulis pesan di pintu.

Kalimat pesannya seperti ini:

“Ibuk, Udik pergi main bola ke lapangan, tadi sudah sholat djuhur di masjid”

Waaa….saya terpesona dengan pesan yang ditulis adik saya, karena lebih-lebih dia mengatakan sudah sholat djuhur di masjid. Alhamdulillah kedua adik laki-laki saya selalu sholat berjamaah di masjid. Kata ibuk itu bukanlah pesannya yang pertama, jika ibuk belum pulang dan dia mau pergi main dia pasti menulis pesan dan menempelkannya di pintu.

Buat saya ini adalah hal yang luar biasa dan membuat bahagia. Adik saya sudah tidak membuat khawatir lagi, tidak membuat ibuk harus mencari-cari dia lagi karena tidak tau dia pergi kemana. Sudah besar rupanya adik kecilku, padahal baru kelas 5 SD. Dan dia mulai menulis, setidaknya dengan menulis pesan otaknya sudah berpikir tentang bagaimana menulis. Itulah satu hal sederhana yang jadi kebiasaan baik adik saya saat ini. Semoga semakin banyak hal-hal baik yang ada pada dirimu ya dek ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s