Random · Sajak-Cerita

Back To December


Selagi bulan Desember

Sebelum bulan Desember berlalu

Ini ada sebuah lirik lagu dari Taylor Swift, judulnya Back To December :))

Lagu ini tentang seseorang yang menyesal telah merusak hubungannya dengan orang yang dia sayangi

Silahkan galau setelah membaca lirik lagu ini …….

I’m so glad you made time to see me

Aku sangat senang kau mau luangkan waktu untuk menemuiku

How’s life? Tell me, how’s your family?

Bagaimana kabarmu? Katakan, bagaimana kabar keluargamu?

I haven’t seen them in a while

Sudah cukup lama aku tak bertemu mereka

You’ve been good, busier than ever

Kabarmu baik, lebih sibuk dari dahulu

We small talk, work and the weather

Kita berbincang, (tentang) pekerjaan dan cuaca

Your guard is up, and I know why

Kau tampak hati-hati, dan aku tahu sebabnya

Because the last time you saw me

Karena terakhir kali kau melihatku

Is still burned in the back of your mind

Masih berkobar di dalam pikiranmu

You gave me roses, and I left them there to die

Kau beri aku mawar, dan kubiarkan semuanya layu

So this is me swallowing my pride

Dan kini kutelan ludahku sendiri

Standing in front of you, saying I’m sorry for that night

Berdiri di depanmu, minta maaf untuk malam itu

And I go back to December all the time

Dan selalu kukenang bulan Desember

It turns out freedom ain’t nothing but missing you

Ternyata kebebasan tiada artinya jika merindukanmu

Wishing I’d realized what I had when you were mine

Berharap dulu kusadari yang kumiliki saat kau bersamaku

I go back to December, turn around and make it alright

Kukenang kembali bulan Desember, menoleh dan meluruskan semuanya

I go back to December all the time

Selalu kukenang bulan Desember

These days, I haven’t been sleeping

Akhir-akhir ini, aku tak bisa tidur

Staying up, playing back myself leaving

Terjaga, membayangkan kepergianku

When your birthday passed, and I didn’t call

Di hari ulang tahunmu, dan aku tak menghubungimu

Then I think about summer, all the beautiful times

Lalu terpikirku tentang musim panas, saat-saat yang indah

I watched you laughing from the passenger side

Kulihat kau tertawa di bangku penumpang

And realized I loved you in the fall

Dan kusadari aku mencintaimu di musim gugur

And then the cold came, the dark days

Dan lalu musim dingin datang, hari-hari gelap

When fear crept into my mind

Saat rasa takut merasuk pikiranku

You gave me all your love, and all I gave you was goodbye

Telah kau berikan seluruh cintamu, dan kubalas dengan meninggalkanmu

I miss your tan skin, your sweet smile

Aku rindu kulit sawo matangmu, senyum manismu

So good to me, so right

Begitu indah bagiku, begitu indah

And how you held me in your arms that September night

Dan bagaimana kau dekap aku di malam bulan September itu

The first time you ever saw me cry

Pertama kali kau lihat aku menangis

Maybe this is wishful thinking

Ini mungkin hanya harapan

Probably mindless dreaming

Mungkin sekedar mimpi

But if we loved again, I swear I’d love you right

Namun jika kita saling mencintai lagi, aku bersumpah akan mencintaimu seperti seharusnya

I’d go back in time and change it, but I can’t

Aku mau kembali ke masa lalu dan mengubahnya, namun aku tak bisa

So if the chain is on your door, I understand

Maka jika rantai itu ada di pintumu, kumengerti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s