Sajak-Cerita

Setidaknya rindu itu gratis


Aku pernah bilang kan setidaknya rindu itu gratis
kau tidak perlu menerima tagihan atas beribu-ribu rindu yang ada di hatimu
tidak akan ada yang menyuruhmu untuk membayarnya kelak

maka tidak apa-apa jika setiap malam kau merindu
tidak apa-apa jika kau luapkan rindu-rindu pada puisi-puisi
kau lamunkan pada malam-malam yang sunyi
kau ceritakan pada terangnya bulan purnama
kau tuliskan pada putihnya kertas diari
kau teriakkan pada mentari pagi yang membawa hangat
dan kau bisikkan pada embun pagi yang membawa segar

tapi kau harus tahu bahwa jika hatimu merindu
maka yang paling hebat adalah ketika kau sampaikan rindu itu pada sang pemilik rindu
selipkan ia disetiap pembicaraanmu dengan sang pemilik rindu
agar semoga kelak kau dipertemukan dengan yang kau rindui
agar semoga kelak kau dipertemukan dalam muara rindu yang penuh berkah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s