Sajak-Cerita

Rumah Impian


Semalam, di kelas Jerman kami membahas tentang rumah dan perabotannya, tentang rumah impian.

Eine Traumwohnung 

Rumah Impian

Jadi bolehkah aku kali ini bercerita tentang rumah impianku, rumah impian yang suatu saat ingin kumiliki 🙂

Rumah adalah sesuatu yang bisa membawamu pulang, tempat yang akan selalu kau rindukan kemanapun kau berjalan, dan yang paling penting adalah tempat dimana berkumpulnya orang-orang yang kau kasihi.

Kelak aku ingin mempunyai sebuah rumah dengan halaman yang luas, yang ditanami banyak pohon dan bunga-bunga warna warni Bukankah akan sangat menyenangkan ketika kau membuka jendela di pagi hari dan menghirup udara yang segar sambil menikmati bunga-bunga yang ada di halaman. Dihalaman yang luas kau akan bisa melihat anak-anak bermain dengan leluasa, dengan bebas.

Tak perlu ukuran rumah yang besar dan mewah, yang sederhana saja namun bersih. Dan didalamnya aku ingin ada sebuah ruang perpustakaan, ruang buku-buku, pasti rasanya luar biasa sekali memiliki sebuah ruang perpustakaan di rumah, dengan rak-rak buku yang ingin kudesain sendiri. Atau kalau memang tidak memungkinkan untuk memiliki sebuah ruang perpustakaan, aku ingin mendesain rak-rak buku yang cocok untuk ku letakkan di pinggir tembok atau di tengah ruangan sekalipun, jadi buku-buku tetap dapat tempat yang nyaman di dalam rumah.

Oh yaa…yang terpenting harus ada dapur yang membuat aku nyaman berlama-lama berekspresi disana, memasak makanan yang sehat dan lezat untuk keluargaku kelak. Dapur juga salah satu bagian yang penting kan dari sebuah rumah. 

Memiliki rumah dengan jendela-jendela yang besar, mungkin ide yang bagus. Agar sirkulasi udara terjadi dengan baik, tak perlu memasang AC untuk mendinginkan ruangan. Dan ketika malam hari aku bisa memandang langit malam bertabur bintang yang senantiasa diawasi bulan.

Tentu saja kamar-kamar tidur dan kamar mandi tak boleh ketinggalan. Mungkin perlu juga sebuah sofa yang nyaman, yang disana aku bisa menikmati buku, kopi ataupun hanya menikmati mimpi. Rasanya tak perlu ruangan khusus untuk menulis, karena bukankah menulis bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s