Opini · Sajak-Cerita

Percakapan antara Bulan dan Bintang


Mungkin kau butuh alasan untuk bisa pulang, iya itu mungkin benar.
Tapi….tunggu, tak bisakan aku menjadi alasanmu untuk pulang?
Aku penasaran ingin tahu.
Atau tak bisakah aku menjadi Nol, yang menjadikanmu Satu.
Menjadi titik nol yang membuatmu untuk menengok ke belakang,
yang kan menyadarkanmu bahwa ada sesuatu disana yang membuatmu berarti,
yang menunggumu.
Setidaknya bisakah aku menjadi benang saja dan kau layang.
Menjadi benang yang mengikatmu namun membiarkanmu terbang tinggi,
benang yang akan menjadi penguat dan penjagamu.
Aku penasaran ingin tahu.
Jangan tanyakan mengapa aku jadi semelankolis ini, karena akupun tidak tahu jawabnya.

*sebuah percakapan di malam hari
*percakapan antara bulan dan bintang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s